Menyediakan informasi seputar perkembangan mesin Blogger dan internet secara umum.

Menambahkan Fungsi Scroll pada Elemen Halaman

membuat fungsi scroll pada semua widget

Untuk membuat fungsi scroll pada elemen halaman /widget, setidaknya kamu harus mengerti wujud kerangka widget standar blogspot secara umum terlebih dahulu. Bentuk widget blogspot secara umum dapat digambarkan seperti ini:

<b:widget id='HTML1' locked='false' title='Pengikut' type='HTML'> 
     <b:includable id='main'> 
          <b:if cond='data:title != &quot;&quot;'> 
               <h2 class='title'><data:title/></h2> 
          </b:if> 
          <div class='widget-content'> 
               ... 
               ... 
               ... 
          </div> 
          <b:include name='quickedit'/> 
     </b:includable> 
</b:widget>

Berikut ini adalah keterangannya secara singkat:

  • id='HTML1' menunjukkan bahwa widget tersebut memiliki ID "HTML1". Kamu sangat membutuhkan ID ini untuk menentukan elemen mana yang akan diberi fungsi scroll.
  • Kode <h2 class='title'><data:title/></h2> mewakili judul widget, ciri ini sangat mudah dilihat mengingat peraturan resmi sebuah elemen judul harus selalu diapit oleh tag heading (dalam hal ini adalah <h2>)
  • <div class='widget-content'> ... </div> adalah elemen yang mewakili isi widget. Nah, elemen inilah yang nantinya akan kita jadikan sebagai objek sasaran.
  • <b:include name='quickedit'/> mewakili ikon wrench yang biasa kamu gunakan sebagai jalan pintas untuk mengedit elemen halaman dari halaman blog secara langsung.


Cara menerapkan fungsi scroll pada elemen halaman sebenarnya sangatlah sederhana. Kita hanya menggunakan deklarasi overflow:auto; dan menentukan tinggi maksimal sebuah konten widget secara bebas. Dalam CSS dapat dituliskan seperti ini:

#ID-WIDGET .widget-content {
  max-height:200px;
  overflow:auto;
}

Kamu tidak perlu mengecek Expand Template Widget untuk melakukan kegiatan dahsyat ini, karena di sini kamu telah menggunakan metode penerapan CSS secara tidak langsung yang notabene lebih aman. Letakkan kode CSS tersebut tepat di atas kode ]]></b:skin> atau </style>.
Ganti ID-WIDGET dengan ID widget yang kamu kehendaki untuk diberi fungsi scroll.

Sebagai contoh, kamu ingin menerapkan fungsi scroll ini pada elemen halaman Label seperti tampak pada gambar di atas, maka kamu harus mengganti kode ID-WIDGET dengan Label1 misalnya (tergantung dari ID widget masing-masing).
ID widget di depan kode .widget-content berfungsi untuk membatasi elemen mana yang akan terkena deklarasi overflow:auto;. Jika kamu ingin menerapkan fungsi scroll pada lebih dari satu elemen halaman dapat kamu tuliskan seperti ini:

#Label1 .widget-content,
#BlogArchive1 .widget-content,
#Followers1 .widget-content {
  max-height:200px;
  overflow:auto;
}

Tentukan tinggi maksimal konten widget dengan mengubah value dari properti max-height.
Klik Simpan Template.

  

Berlangganan

Berlangganan: Dapatkan berbagai materi dan informasi seputar dunia pemrograman yang tidak akan pernah bisa kalian dapatkan di buku dan di bangku kuliah.

 5 Komentar

Memuat…

Tautan (link) hidup dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Untuk menyisipkan tautan dengan aman, gunakan kode [url=http://example.com]Teks Tautan[/url]
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan kode [img]URL GAMBAR[/img]
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h4">JUDUL ANDA DI SINI…</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <strong>TEKS ANDA DI SINI…</strong>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <em>TEKS ANDA DI SINI…</em>

Khusus untuk membalas komentar disarankan menggunakan tombol balas di samping komentar terkait dibandingkan menggunakan formulir komentar di bawah agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

:) :( ^_^ :D ;) :bd :'( :\ ;p B) :Q :Ozzz 7:( \o/ **p :* 0:) :a 7:O *fuck* x& x@ ~x( *yaya* =p*

Nama Saya Taufik Nurrohman. Sebenarnya Saya tidak bisa disebut sebagai seorang yang profesional dalam bidang ini, karena Saya tidak menguasai bidang ini melalui pendidikan formal. Saya hanyalah seorang antusias. Dibandingkan sebagai seorang desainer atau pengembang, Saya lebih suka jika disebut sebagai seorang hobiis saja yang tertarik dengan dunia web.

Daftar Tautan

Saya tidak bisa hidup tanpa JavaScript! Aktifkan JavaScript?
Ke atas!