Menyediakan informasi seputar perkembangan mesin Blogger dan internet secara umum.

CSS Overflow, Menciptakan Scroll Bar Area Terkonsep

Perkenalan CSS Overflow

CSS Overflow secara umum digunakan untuk menentukan apakah bagian elemen yang keluar dari garis batas akan ditampilkan atau disembunyikan, atau sekedar diberi scroll bar untuk mengatasi ruang sempit tanpa membuang bagian-bagian elemen yang tersembunyi. Deklarasi overflow dapat dituliskan seperti ini:

overflow:auto;

Nilai auto pada properti overflow dapat diartikan bahwa bagian-bagian elemen yang melebihi batas akan diatasi dengan menambahkan scroll bar pada area yang sempit. Nilai overflow juga dapat ditulis sebagai hidden yang artinya bahwa bagian-bagian elemen yang akan melebihi batas akan disembunyikan. Nilai visible pada properti overflow akan memberikan penampilan area seperti halnya tidak mendeklarasikan overflow sama sekali.

Properti overflow dapat dibagi menjadi dua, yaitu overflow-x dan overflow-y. overflow-x digunakan untuk menentukan nasib bagian elemen yang keluar dari area hanya dari sudut pandang horizontal saja, sedangkan overflow-y digunakan untuk menentukan nasib bagian elemen yang keluar dari area hanya dari sudut pandang vertikal saja.

Untuk memberikan hasil tampilan penerapan CSS Overflow yang jelas, setidaknya kamu harus menambahkan deklarasi ukuran tinggi dan lebar area dengan nilai yang lebih kecil dari ukuran lebar dan tinggi konten yang ada di dalamnya. Cara penerapannya bisa dituliskan secara top down ataupun inline seperti ini:

Top-DownInline
<style type='text/css'>
#area1 {
width:270px;
height:200px;
overflow:auto;
}
</style>

......

<div id='area1'>
KONTEN DENGAN UKURAN LEBAR LEBIH DARI 270 PIKSEL DAN TINGGI LEBIH DARI 200 PIKSEL.

</div>

<div style='width:270px;height:200px;overflow:auto;'>
KONTEN DENGAN UKURAN LEBAR LEBIH DARI 270 PIKSEL DAN TINGGI LEBIH DARI 200 PIKSEL.
</div>

Penerapan-Penerapan yang Lebih Beragam

overflow:auto;

overflow-x:auto;overflow-y:hidden;

overflow-x:hidden;overflow-y:auto;

overflow:hidden;

overflow:visible;


Tambahan

Selain auto, properti overflow juga bisa dituliskan dengan nilai scroll:

overflow:scroll;

Namun kekurangan nilai ini adalah ketidakbisaannya di dalam menghilangkan scroll bar secara otomatis saat sudah tidak ada lagi elemen yang keluar dari area:

overflow:scroll;

  

Berlangganan

Berlangganan: Dapatkan berbagai materi dan informasi seputar dunia pemrograman yang tidak akan pernah bisa kalian dapatkan di buku dan di bangku kuliah.

 12 Komentar

Memuat…

Tautan (link) hidup dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Untuk menyisipkan tautan dengan aman, gunakan kode [url=http://example.com]Teks Tautan[/url]
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan kode [img]URL GAMBAR[/img]
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h4">JUDUL ANDA DI SINI…</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <strong>TEKS ANDA DI SINI…</strong>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <em>TEKS ANDA DI SINI…</em>

Khusus untuk membalas komentar disarankan menggunakan tombol balas di samping komentar terkait dibandingkan menggunakan formulir komentar di bawah agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

:) :( ^_^ :D ;) :bd :'( :\ ;p B) :Q :Ozzz 7:( \o/ **p :* 0:) :a 7:O *fuck* x& x@ ~x( *yaya* =p*

Nama Saya Taufik Nurrohman. Sebenarnya Saya tidak bisa disebut sebagai seorang yang profesional dalam bidang ini, karena Saya tidak menguasai bidang ini melalui pendidikan formal. Saya hanyalah seorang antusias. Dibandingkan sebagai seorang desainer atau pengembang, Saya lebih suka jika disebut sebagai seorang hobiis saja yang tertarik dengan dunia web.

Daftar Tautan

Saya tidak bisa hidup tanpa JavaScript! Aktifkan JavaScript?
Ke atas!