Menyediakan informasi seputar perkembangan mesin Blogger dan internet secara umum.

jQuery UI

Logo jQuery UI

jQuery UI merupakan plugin komponen user interface (hal-hal yang berhubungan dengan antarmuka pengguna) berupa interaksi, widget berfitur lengkap dan efek animasi yang berada di bawah framework jQuery. Setiap komponen dibangun sesuai dengan arsitektur kerja jQuery (menemukan sesuatu, kemudian memanipulasinya) dan memiliki kemampuan untuk menerima tema yang bermacam-macam sesuai dengan keperluan desain — jQuery UI

Sejauh yang Saya pelajari selama ini, dibandingkan dengan kemampuannya sebagai pendukung efek-efek animasi baru yang tidak ada di dalam jQuery, peran jQuery UI lebih mendominasi ke dalam hal-hal yang berhubungan dengan penciptaan aplikasi online dengan standar yang sangat baik:

jQuery UI Themes
jQuery UI ThemeRoller

jQuery UI ThemeRoller

Slider, button, dialog box, accordion, tooltip, tabs, date picker, progressbar dan masih banyak lagi. Bahkan juga autocomplete seperti dalam fitur HTML5.

Semuanya begitu lengkap hingga sangat mudah sebenarnya ketika seorang pengembang menemukan konsep aplikasi online, jQuery UI bisa mengatasi beberapa masalah yang tersisa seperti tema, objek, variabel dan termasuk dukungan peramban penuh (setidaknya selalu diusahakan begitu sampai sekarang).

Aplikasi berbasis jQuery UI
CSS3 Button Generator merupakan salah satu aplikasi yang dibuat dengan jQuery UI.

Contoh Instalasi jQuery UI dalam Bidang Kerja

<link href='jqueryui-theme.css' rel='stylesheet'>
<script src='jquery.js'></script>
<script src='jqueryui-1.8.1.js'></script>
<script>
$(document).ready(function() {

  // Lakukan sesuatu di sini...

});
</script>

Google Ajax Libraries API (CDN)

jQuery UI siap pakai dari Google yang dapat digunakan:

Framework jQuery UI

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.6/jquery-ui.min.js'></script>
<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.7/jquery-ui.min.js'></script>
<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.8/jquery-ui.min.js'></script>
...
...

dan seterusnya sampai versi terakhir di tahun 2011…

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.16/jquery-ui.min.js'></script>

CSS

Revisi CSS mengikuti revisi Framework jQuery UI:

<link rel='stylesheet' href='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.0/themes/base/jquery-ui.css'>
...
...
<link rel='stylesheet' href='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.16/themes/base/jquery-ui.css'>

Dokumentasi

jQuery UI dalam Dokumen Google

Perpustakaan ini bergantung kepada jQuery. Anda juga harus memuat jQuery sebelum memuat modul ini. Versi 1.8.3 tidak didokumentasikan karena jangka waktu revisi yang pendek:

183-184-jQuery UI
Saat Anda mencoba mengakses jQuery UI 1.8.3, yang keluar adalah jQuery UI 1.8.4

Mulai Belajar jQuery UI »


Referensi

  

Berlangganan

Berlangganan: Dapatkan berbagai materi dan informasi seputar dunia pemrograman yang tidak akan pernah bisa kalian dapatkan di buku dan di bangku kuliah.

 2 Komentar

Memuat…

Tautan (link) hidup dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Untuk menyisipkan tautan dengan aman, gunakan kode [url=http://example.com]Teks Tautan[/url]
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan kode [img]URL GAMBAR[/img]
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h4">JUDUL ANDA DI SINI…</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <strong>TEKS ANDA DI SINI…</strong>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <em>TEKS ANDA DI SINI…</em>

Khusus untuk membalas komentar disarankan menggunakan tombol balas di samping komentar terkait dibandingkan menggunakan formulir komentar di bawah agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

:) :( ^_^ :D ;) :bd :'( :\ ;p B) :Q :Ozzz 7:( \o/ **p :* 0:) :a 7:O *fuck* x& x@ ~x( *yaya* =p*

Nama Saya Taufik Nurrohman. Sebenarnya Saya tidak bisa disebut sebagai seorang yang profesional dalam bidang ini, karena Saya tidak menguasai bidang ini melalui pendidikan formal. Saya hanyalah seorang antusias. Dibandingkan sebagai seorang desainer atau pengembang, Saya lebih suka jika disebut sebagai seorang hobiis saja yang tertarik dengan dunia web.

Daftar Tautan

Saya tidak bisa hidup tanpa JavaScript! Aktifkan JavaScript?
Ke atas!