Menyediakan informasi seputar perkembangan mesin Blogger dan internet secara umum.

CSS3 Kolom

CSS3 Column-Count

Sebelum CSS3, kita biasanya membuat layout kolom dengan bantuan CSS Float atau sistem grid. Tapi saat ini kita bisa menggunakan CSS untuk membelah paragraf menjadi kolom-kolom. Meskipun fiturnya masih terbatas, yaitu hanya bisa membelah, menentukan jarak antar kolom dan memberi garis pemisah, tapi secara keseluruhan, CSS kolom sudah bisa dikatakan sangat membantu terutama karena kemampuannya dalam mengisi setiap kolom dengan jumlah teks yang sama rata.

Sintaks CSS Kolom

p {
  -webkit-column-count:3; /* Chrome & Safari */
  -moz-column-count:3; /* Firefox */
  column-count:3; /* Standar CSS3 & Opera */
}

Kode di atas akan membelah paragraf menjadi tiga buah kolom sama besar.

Properti CSS kolom pada peramban Opera sudah mengikuti standar CSS3 dan tidak memerlukan prefiks -o- seperti pada umumnya. Sampai saat ini Internet Explorer masih belum mendukung CSS Kolom.

Lihat Demo

Jarak dan Pembatas

Selain menentukan jumlah kolom, CSS kolom juga bisa menentukan jarak antar kolom dan juga mengatur garis pembatas antar kolom. Berikut ini adalah contoh cara menentukan jarak antar kolom sebesar 100px:

p {
  -webkit-column-gap:100px;
  -moz-column-gap:100px;
  column-gap:100px;
}

Lihat Demo

Untuk menciptakan garis pembatas antar kolom, kita menggunakan properti column-rule yang pada dasarnya memiliki cara kerja sama persis dengan properti border:

p {
  -webkit-column-rule:5px solid #ccc;
  -moz-column-rule:5px solid #ccc;
  column-rule:5px solid #ccc;
}

Dan seperti halnya properti border, mereka juga bisa dibagi kembali menjadi tiga properti yang terpisah:

/* column-rule:column-rule-width column-rule-style column-rule-color; */
p {
  -webkit-column-rule-width:5px;
  -moz-column-rule-width:5px;
  column-rule-width:5px;
  -webkit-column-rule-style:solid;
  -moz-column-rule-style:solid;
  column-rule-style:solid;
  -webkit-column-rule-color:#ccc;
  -moz-column-rule-color:#ccc;
  column-rule-color:#ccc;
}

Lihat Demo

Membuatnya Menjadi Responsif

Meskipun CSS Kolom akan secara otomatis menyesuaikan lebar masing-masing kolom dengan ukuran lebar elemen pembungkus seperti halnya saat kita menggunakan satuan persentase, tapi saat ukuran layar menyempit, kolom-kolom di dalamnya juga akan ikut menyempit dan membuat kalimat-kalimat di dalamnya menjadi sulit untuk dibaca. Untuk menyiasatinya, kita bisa menggunakan media queries dan mengurangi jumlah kolom ketika ukuran layar sedang berada pada ukuran lebar tertentu:

/* Ubah jumlah kolom menjadi 2 saat lebar layar maksimal berada pada 800 piksel */
@media screen and (max-width:800px) {
  p {
    -webkit-column-count:2;
    -moz-column-count:2;
    column-count:2;
  }
}

/* Satukan semua kolom saat lebar layar maksimal berada pada 600 piksel */
@media screen and (max-width:600px) {
  p {
    -webkit-column-count:auto;
    -moz-column-count:auto;
    column-count:auto;
  }
}

Lihat Demo

Lebar Kolom Tetap

CSS Kolom juga memungkinkan Anda untuk menciptakan kolom-kolom dengan lebar yang tetap, yaitu dengan menggunakan properti column-width:

p {
  -webkit-column-width:150px;
  -moz-column-width:150px;
  column-width:150px;
}

Cara kerja properti ini adalah dia akan menciptakan kolom sebanyak mungkin dengan lebar masing-masing kolom sebesar 150 piksel (berdasarkan contoh di atas) selama masih ada ruang yang tersisa di sebelahnya.

Anda tidak perlu mendeklarasikan properti column-count jika Anda telah menggunakan properti ini. Jumlah kolom akan menyesuaikan diri terhadap lebar area yang tersisa. Untuk penerapan yang lebih mendetail bisa Anda baca di halaman ini ⇒ Efek Masonry Hanya dengan CSS

  

Berlangganan

Berlangganan: Dapatkan berbagai materi dan informasi seputar dunia pemrograman yang tidak akan pernah bisa kalian dapatkan di buku dan di bangku kuliah.

 9 Komentar

Memuat…

Tautan (link) hidup dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Untuk menyisipkan tautan dengan aman, gunakan kode [url=http://example.com]Teks Tautan[/url]
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan kode [img]URL GAMBAR[/img]
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h4">JUDUL ANDA DI SINI…</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <strong>TEKS ANDA DI SINI…</strong>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <em>TEKS ANDA DI SINI…</em>

Khusus untuk membalas komentar disarankan menggunakan tombol balas di samping komentar terkait dibandingkan menggunakan formulir komentar di bawah agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

:) :( ^_^ :D ;) :bd :'( :\ ;p B) :Q :Ozzz 7:( \o/ **p :* 0:) :a 7:O *fuck* x& x@ ~x( *yaya* =p*

Nama Saya Taufik Nurrohman. Sebenarnya Saya tidak bisa disebut sebagai seorang yang profesional dalam bidang ini, karena Saya tidak menguasai bidang ini melalui pendidikan formal. Saya hanyalah seorang antusias. Dibandingkan sebagai seorang desainer atau pengembang, Saya lebih suka jika disebut sebagai seorang hobiis saja yang tertarik dengan dunia web.

Daftar Tautan

Saya tidak bisa hidup tanpa JavaScript! Aktifkan JavaScript?
Ke atas!