Menyediakan informasi seputar perkembangan mesin Blogger dan internet secara umum.

Teknik-Teknik Durasi CSS Transisi

Teknik-Teknik Durasi CSS Transisi

Katakanlah kita mempunyai baris CSS ini untuk mengubah warna dan tinggi sebuah elemen <span> saat pointer berada di atasnya:

span {
  display:block;
  width:50px;
  height:120px;
  background-color:#080;
  margin:15px auto;
}

span:hover {
  height:150px;
  background-color:#900;
  margin:0 auto;
}

Hasilnya adalah seperti ini:

Kemudian Anda tambahkan sedikit CSS Transisi untuk memberikan efek animasi:

span {
  display:block;
  width:50px;
  height:120px;
  background-color:#080;
  margin:15px auto;transition:all .4s ease-out;}

Maka inilah yang akan Anda hasilkan:

Itu adalah dasarnya. Jika Anda ingin menciptakan efek animasi yang sedikit unik, Anda bisa mencoba untuk memindahkan deklarasi CSS transisi atau membuat perbedaan durasi transisi antara keadaan normal dan saat disentuh pointer. Sebagai contoh, jika Anda memindahkan deklarasi transisi dari selektor utama ke selektor keadaan :hover, maka efek transisi hanya akan terjadi saat pointer berada di atas elemen. Namun saat pointer keluar dari elemen tersebut, efek transisi akan menghilang dan menyisakan efek tersentak seperti biasa:

span {
  display:block;
  width:50px;
  height:120px;
  background-color:#080;
  margin:15px auto;
}

span:hover {
  height:150px;
  background-color:#900;
  margin:0 auto;transition:all .4s ease-out;}

Efek di atas tampak sedikit berbeda dari efek yang pertama karena transisi hanya terjadi saat pointer berada di atas elemen. Sedangkan saat pointer meninggalkannya, efek transisi tidak terjadi.

Untuk membuat efek transisi yang merupakan kebalikan dari efek di atas (yaitu efek transisi terjadi pada saat pointer keluar dari elemen, namun tidak terjadi pada saat pointer berada di atasnya), Anda bisa menggunakan cara seperti ini:

Pertama-tama, set efek transisi pada selektor utama dengan durasi tertentu:

span {
  display:block;
  width:50px;
  height:120px;
  background-color:#080;
  margin:15px auto;transition:all .4s ease-out;}

Kemudian set durasi transisi menjadi 0s pada keadaan :hover:

span:hover {
  height:150px;
  background-color:#900;
  margin:0 auto;transition-duration:0s;}

Sehingga hasilnya akan menjadi seperti ini:

Ini berlaku juga untuk pseudo kelas :focus dan :active.

  

Berlangganan

Berlangganan: Dapatkan berbagai materi dan informasi seputar dunia pemrograman yang tidak akan pernah bisa kalian dapatkan di buku dan di bangku kuliah.

 10 Komentar

Memuat…

Tautan (link) hidup dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Untuk menyisipkan tautan dengan aman, gunakan kode [url=http://example.com]Teks Tautan[/url]
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan kode [img]URL GAMBAR[/img]
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h4">JUDUL ANDA DI SINI…</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <strong>TEKS ANDA DI SINI…</strong>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <em>TEKS ANDA DI SINI…</em>

Khusus untuk membalas komentar disarankan menggunakan tombol balas di samping komentar terkait dibandingkan menggunakan formulir komentar di bawah agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

:) :( ^_^ :D ;) :bd :'( :\ ;p B) :Q :Ozzz 7:( \o/ **p :* 0:) :a 7:O *fuck* x& x@ ~x( *yaya* =p*

Nama Saya Taufik Nurrohman. Sebenarnya Saya tidak bisa disebut sebagai seorang yang profesional dalam bidang ini, karena Saya tidak menguasai bidang ini melalui pendidikan formal. Saya hanyalah seorang antusias. Dibandingkan sebagai seorang desainer atau pengembang, Saya lebih suka jika disebut sebagai seorang hobiis saja yang tertarik dengan dunia web.

Daftar Tautan

Saya tidak bisa hidup tanpa JavaScript! Aktifkan JavaScript?
Ke atas!